^ Coretan Hati Kecil ^

~ Manusia tak pernah puas ~

Posts Tagged ‘film

“Ketika Cinta Bertasbih”, Siap Diangkat ke Layar Lebar

with 14 comments

Kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta yang diangkat dari novel Habiburrahman El Shirazy membuat karyanya menjadi incaran selanjutnya untuk di filmkan. Kali ini, rumah produksi Sinemart Pictures milik Leo Sutanto tengah bersiap mengadaptasi novel Kang Abik berjudul “Ketika Cinta Bertasbih”.

Tak tanggung-tanggung, dua nama besar perfilman nasional, Chaerul Umam dan Imam Tantowi akan berduet sebagai sutradara dan penulis skenario. Sangat menarik, mengingat prestasi Chaerul yang telah meraih Piala Citra 1992 di Ramadhan dan Ramona dan penghargaan pada Festifal Film Asia 1977 di film Al Kautsar. Juga Imam Tantowi yang meraih Citra 1991 di Soerabaia’45 untuk sutradara terbaik dan Citra 1989 di Si Badung untuk kategori Penulis Cerita Terbaik.

“Ketika Cinta Bertasbih” yang terdiri atas dua buku (dwilogi) memakai dua setting latar Mesir dan Indonesia. Episode pertama mengenai pengembaraan Khairul Azzam untuk menuntut ilmu di Al-Azhar, Kairo, dan perjuangannya selama sembilan tahun untuk menyelesaikan studi S1 di Al-Azhar sambil mencari biaya pendidikan adik-adiknya di tanah air dengan berjualan bakso dan tempe pada para mahasiswa maupun warga Indonesia di Kairo.

Untuk episode dua mengenai pencarian cinta Khairul Azzam di tanah kelahirannya (Pulau Jawa). Episode dua akan membuat Anda berlinang air mata saat Azzam kehilangan orang yang sangat dicintainya dan kenangan Husna (Adik Azzam) ketika Ayah mereka dipanggil oleh Sang Khalik.

Untuk kepentingan promo, rencananya soft launching akan di gelar pada Selasa (24/3) di The Sultan Hotel (dulu Hilton_red), Jakarta. (Musashi)

Written by fatinsa

April 9, 2008 at 2:37 pm

Posted in Coretan Info

Tagged with , , , ,

Chaerul Umam Garap Film Persis Novel

with 3 comments

Chaerul Umam Garap Film Persis Novel

JAKARTA – Sutradara Chaerul Umam dipercaya menggarap film Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Pria yang ada di balik sukses film drama komedi Ramadhan dan Ramona itu merasa satu visi dengan cerita yang diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy, pengarang Ayat-Ayat Cinta (AAC). “Banyak mengajarkan kebaikan,” katanya kemarin (25/3).

Beberapa tahun terakhir, kata pria yang akrab disapa Umam tersebut, dirinya memang sudah menentukan sikap untuk membuat karya, khususnya film, yang bernapaskan Islam. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan. “Mengingat usia yang tidak lagi muda, sudah saatnya membuat yang bermanfaat,” kata pria kelahiran 4 April 1943 itu.

Sejak membuat keputusan tersebut, Umam rajin mencari cerita islami yang bagus untuk difilmkan. Target utama adalah novel Di Atas Sajadah Cinta dan Ayat-Ayat Cinta. Tapi, keduanya berlalu begitu saja, digarap sutradara lain. Akhirnya, Umam bisa mengucap syukur setelah rumah produksi SinemArt memercayakan penggarapan KCB untuk dirinya. “Alhamdulillah, ini sebuah penghargaan. Pucuk dicinta ulam pun tiba,” ucap sutradara sintron religi Maha Kasih itu.

Bagi Umam, KCB sangat menarik untuk difilmkan. Selain karena ceritanya sangat menarik, konflik di antara tokoh pun tidak vulgar. “Sangat halus. Inner conflict. Saya yang punya latar belakang aktor sangat senang dengan konflik seperti ini. Konflik tidak dirupakan dalam bentuk perkelahian atau marah-marah,” paparnya.

Kalau Hanung Bramantyo sejak awal mengatakan film AAC yang dibuatnya tidak sama persis dengan cerita novel, Umam sebaliknya. “Filmnya akan sama persis dengan novel. Nanti ketika nonton film, orang seperti sedang membaca novel. Tapi, tokoh-tokohnya bergerak,” lanjutnya sambil menambahkan bahwa KCB akan diluncurkan tahun ini juga.

Pemain yang akan memperkuat KCB belum ditentukan. Saat ini, proses casting masih berjalan. Sedikitnya dibutuhkan lima pemain utama. Kang Abik, panggilan Habiburrahman El Shirazy, turut menyeleksi.

Sejumlah syarat sudah ditetapkan. Di antaranya, calon pemain harus sudah membaca novel KCB, bisa mengaji, dan berkepribadian tidak jauh berbeda dengan tokoh yang dimaksud. “Jadi, tidak mungkin orang yang terjerat narkoba memerankan tokoh baik seperti yang ada di novel,” imbuh Kang Abik.

Mengingat AAC ditonton lebih dari 2, 5 juta orang, apakah Umam merasa memiliki beban untuk mencatat sukses serupa? “Soal jumlah penonton, saya tidak bisa memperkirakan. Banyak hal yang membuat sebuah film ditonton banyak orang. Bukan hanya kualitas,” jawabnya.

Meski begitu, Umam berjanji memberikan karya terbaik. “Saya akan membuat film ini indah dan komunikatif. Saya optimistis bisa melakukan. Tapi, saya nggak bisa menjanjikan ditonton banyak orang,” ujarnya.

Dilihat dari angka penjualan buku, Ahmad Munif, perwakilan penerbit Republika, merasa yakin KCB lebih menarik minat pasar daripada AAC. Setelah empat tahun dirilis, AAC terjual sampai 400 ribu eksemplar. KCB mampu mencapai 350 ribu eksemplar di tahun ketiga penjualan.

Sama seperti ketika AAC akan difilmkan, Kang Abik juga meminta beberapa hal sebelum KCB diproduksi. Mulai lokasi syuting yang sebisanya menggambarkan setting novel sampai karakter pemain yang harus sesuai dengan tokoh yang tertuang dalam tulisan. “Sebisanya harus mendekati imajinasi pembaca novel, bahkan lebih,” kata Kang Abik.

Dalam waktu dekat, tim dari SinemArt akan berangkat ke Kairo, Mesir, lokasi yang digambarkan dalam novel KCB. Mereka akan menyurvei tempat. Jika gagal, Tunisia dipilih sebagai alternatif. “Setelah lokasinya dapat, kami akan tetapkan tanggal syuting. Masalah biaya sudah disiapkan,” ungkap Heru Hendriyarto, produser KC

Written by fatinsa

April 9, 2008 at 2:22 pm

Posted in Coretan Info

Tagged with , , , , ,

Film Ketika Cinta Bertasbih Bakal Dibuat 3 Seri

leave a comment »

Film Ketika Cinta Bertasbih Bakal Dibuat 3 Seri


JAKARTA – Satu lagi novel karangan Habiburrahman El Shirazy akan diangkat menjadi film, Ketika Cinta Bertasbih. Seperti novelnya, film juga akan dibuat tiga seri.

“Buku ini best seller di Asia Tenggara. Kita akan mengikuti novelnya yang dibuat menjadi tiga seri. Film juga akan kontinyu tiga seri,” ungkap produser SinemArt Heru Hendriyarto kepada okezone, di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (1/4/2008).

Untuk film ini, pemeran wanita sebisa mungkin fasih berbahasa Arab.

“Para pemain syaratnya berakhlak mulia, yang wanita berjilbab dan fasih menggunakan bahasa Islam. Kalau diperkenankan kita mencari pemain yang fasih berbahasa Arab,”

Meski dalam film tersebut nanti akan ditampilkan hubungan cinta manusia lawan jenis, Heru memastikan tidak akan melanggar kode etik Islamiah.

Written by fatinsa

April 9, 2008 at 2:16 pm

Posted in Coretan Info

Tagged with , , , , ,

Penulis Ayat-ayat Cinta Raih Royalti Rp 1,5 Miliar

with 5 comments

Penulis Ayat-ayat Cinta Raih Royalti Rp 1,5 Miliar

ayat-ayat-cinta-asli.jpg

JAKARTA — Siapa mengira penulis buku novel Islami Ayat-ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy, meraih royalti dari buku-bukunya hingga Rp 1,5 miliar. Hal itu disampaikan Tommy Tamtomo, Direktur Utama Penerbit Republika dalam acara bedah buku di Gramedia Matraman, Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kami baru saja mencetak 10 ribu eksemplar untuk persediaan tahun depan, tapi sudah habis duluan,” kata Tommy. Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Republika ini sejak Desember 2004 itu kini sudah dicetak 30 kali dengan total buku mencapai 300 ribu buku.

Tommy menduga, permintaan terhadap buku itu akan terus mengalir karena saat ini film Ayat-ayat Cinta akan diputar di bioskop. Film itu dibintangi Rianti Cartwright dan Zaskia Mecca dan disutradarai Hanung Bramantyo.

Habibburahman atau biasa dipanggil Kang Abik hingga kini telah melahirkan enam novel. Selain Ayat-ayat Cinta, ia juga sudah menelurkan buku: Ketika Cinta Berbuah Surga, Di Atas Sajadah Cinta, Ketika Cinta Bertasbih Episode 1, Nyanyian Cinta, Ketika Derita Mengabadikan Cinta.

Untuk menghadapi permintaan buku-buku Habiburrahman, kini Penerbit Republika berencana menerbitkan Ayat-ayat Cinta edisi hardcover. Novel ini juga sudah dicetak di Malaysia, dan segera menyusul di Kanada dan Australia.

Written by fatinsa

March 2, 2008 at 6:27 pm

Posted in Coretan Info

Tagged with , , , , , , ,